Manfaatkan Air Untuk Tingkatkan Keberuntungan (Hoki)
(Ditulis oleh: Linda Kho, telah dipublikasikan Suara Merdeka, 11 Juli 2010)
Sering terlontar pertanyaan seputar letak kolam ikan, disertai pemahaman yang bermacam-macam terhadapnya. Misalnya, apakah memang benar, kolam ikan yang terletak di depan sebelah kanan rumah, dapat memicu perselingkuhan? Apakah benar, kolam harus terletak di belakang rumah/ bangunan? Apakah kolam ikan dapat meningkatkan keberuntungan finansial (hoki) penghuni rumah? Jawaban umumnya adalah benar, namun sangat tergantung pada dimana air tersebut terletak, dan bagaimana karakteristiknya.
Feng Shui, secara harafiah berarti Angin (Feng) dan Air (Shui). Dengan semikian, feng shui sangat erat kaitannya dengan aliran angin (Qi) dan keberadaan unsur air dalam sebuah bangunan. Qi, terkumpul dalam fisik air. Selain menjadi wadah bagi Qi, air juga dapat berfungsi sebagai media untuk menahan dampak negatif dari sebuah situasi yang tidak menguntungkan (Sha Qi). Oleh karena itu, air harus berada di tempat yang tepat, supaya keberadaannya memberikan dampak positif, bukan sebaliknya. Meski peranan air sedemikian penting, tidak boleh melupakan peran gunung. Karena gununglah yang menghasilkan Qi, angin membawanya, air menampung dan mengaktifkannya.
Air Internal dan Eksternal
Air yang dimaksudkan dalam artikel ini adalah air internal dan air eksternal. Air internal adalah: akuarium. Air eksternal: kolam ikan, air mancur, air terjun, kolam renang. Teori/ pedoman peletakannya sama, baik untuk internal maupun eksternal. Land property dengan halaman yang luas, dapat menggunakan air eksternal. Namun untuk halaman yang sempit dan bangunan bertingkat seperti apartemen, sebaiknya menggunakan air internal, karena memang tidak dapat leluasa dalam menempatkan air di tempat yang tepat.
Prinsip Umum
Pertama. Air yang alami, seperti danau, sungai, teluk, memiliki pengaruh yang jauh lebih signifikan dibandingkan dengan air buatan manusia (kolam, akuarium, selokan, air mancur). Terbentuknya gunung, bukit, sungai, teluk, merupakan akumulasi dari kekuatan energi (Qi) yang ada. Jadi, jika di lingkungan bangunan terdapat air yang alami (natural), dan yang buatan manusia, maka yang alami harus diperhatikan terlebih dahulu keberadaannya.
Kedua, Air (kolam) tidak boleh berada di titik tengah rumah. Sebagaimana diketahui dalam ilmu metafisika China, bagian tengah rumah mewakili organ tubuh jantung (elemen Api), maka keberadaan air di tengah rumah akan menekan Api, sehingga dapat menyebabkan masalah/ penyakit jantung. Buatlah sketsa denah tata letak ruangan rumah anda. Jika terdapat kolam di titik tengah bangunan, segera pindahkan.
Ketiga, kolam harus bersih. Kolam yang kotor, menjadi sumber energi Yin, yang tidak baik untuk penghuni bangunan. Bau yang tidak sedap serta pemandangan yang kotor/ acak-acakan, lambat laun akan berpengaruh negatif.
Keempat, suara yang ditimbulkan kolam tersebut jangan sampai mengganggu kamar tidur. Kamar tidur membutuhkan energi yang statis (tenang), supaya penghuni bisa beristirahat dengan baik. Jika terdapat suara air yang mengganggu, penghuni akan sering mengalami gangguan kesehatan, terutama pusing/ sakit kepala. Oleh karenanya, tidak baik meletakkan kolam (air mancur/ terjun) di sekitar kamar tidur.
Kelima, air mancur di depan rumah/ bangunan, harus masuk ke arah dalam bangunan. Qi harus ditarik masuk ke dalam bangunan. Sementara jika air terjun mengarah keluar, berarti menghalangi energi (Qi) yang hendak masuk ke dalam bangunan.
Keenam, dalam segala kondisi, hindari peletakan air di sektor Selatan, Barat, Barat Laut, Timur Laut.
Air Sha Qi dan Sheng Qi
Pada dasarnya ada lima perbedaan utama dari air yang baik (Sheng Qi) dengan air yang jahat (Sha Qi). Sheng qi: air mengalir perlahan, berkelok-kelok dan lebar, lembut, tenang, bersih dan terus menerus mengalir. Sedangkan yang Sha qi: mengalir kencang, lurus dan sempit, kasar, bergemuruh, bau dan tergenang (mandeg). Setepat-tepatnya air tersebut terletak di sebuah sektor, namun jika bersifat jahat (Sha qi), maka sektor tersebut tidak akan mendapatkan pengaruh yang positif.
Memetakan Floorplan
Sebelum mencari tahu, dimana letak air yang tepat di sebuah rumah, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memetakan terlebih dahulu denah rumah tersebut. Kemudian gambar matrik 3x3, sehingga didapatkan 9 kotak/ sektor (lihat gambar 1). Ambil kompas pengukur arah, dan ukurlah secara tepat, kemana arah hadap rumah/ bangunan (bukan pintu). Catat, kemudian lihat pada table 1 dan table 2, untuk mengetahui dimana sebaiknya meletakkan air dalam sebuah bangunan.
Letak Air Yang Tepat
Letak air yang tepat, untuk bangunan yang dibangun pada periode 7 (1984-2004), dapat dilihat pada tabel 1. Sedangkan untuk bangunan periode 8 (dibangun 2004-2024), dapat dilihat pada tabel 2. Perlu diperhatikan, bahwa untuk rumah periode 8 yang menghadap Barat 2, Barat 3, Timur 2, dan Timur 3, tidak membutuhkan air untuk meningkatkan kualitas energi Qi dalam rumah tersebut.
Contoh: untuk rumah yang dibangun pada tahun 2000 (periode 7), menghadap Selatan 2. Maka letak air yang tepat berturut-turut dari yang terbaik adalah di sektor Barat Daya, Timur, Tenggara (lihat Gambar 2). Karena di sektor Barat Daya dan Tenggara adalah kamar tidur, maka air internal (akuarium) sebaiknya diletakkan di sektor Timur. Sementara jika untuk air ekternal, boleh ditempatkan di Barat Daya, Timur, ataupun Tenggara.
Lain-Lain
Untuk air internal, tidak ada aturan tentang jenis, warna, dan jumlah ikan yang ada di dalamnya. Yang lebih penting adalah air tersebut bersih dan bergerak (waterpump dan filter berfungsi dengan baik). Jadi, silahkan saja memelihara ikan sesuka hati, sejauh ikan(-ikan) tersebut terawatt dengan baik.
Kolam di kanan depan tidak picu perselingkuhan (untuk rumah periode 7 dan 8). Kecuali jika kolam terletak di depan kiri, untuk rumah periode 7 yang menghadap ke Selatan (sebagaimana pada gambar 2), maka kamar tidur 2 (yang berada di sektor Tenggara) berisiko besar jika dihuni oleh seseorang yang berstatus menikah. Adanya bintang gunung 4 dan bintang air 1, memang akan memicu perselingkuhan. Akan tetapi jika penghuni kamar tersebut belum menikah (apalagi jika masih studi), air di sebelah kiri depan (Tenggara) dan kamar tidur 2 tersebut sangat tepat.
Demikian artikel feng shui kali ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi pembaca sekalian. Salam sukses.
webmaster - feng shui kita 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar